Loading ...
"NENETS"
by IcalRaycal
"Suku nenets" berasal dari wilayah Arktik Rusia, tepatnya di bagian utara Siberia. Mereka mendiami daerah Yamalo-Nenets Autonomous Okrug dan Nenets Autonomous Okrug, yang terbentang di sekitar Semenanjung Yamal, di tepi Laut Kara dan Laut Barents. Karya ini menggambarkan suku asal artik rusia yaitu "SUKU NENETS". Kayrya ini menggambarkan suasana yang keras dan sunyi di dataran beku — sebuah dunia yang membeku dalam warna hitam dan putih. Di tengah lanskap bersalju dan retakan salju yang membeku, berdiri sosok berpakaian tebal dari bulu binatang, wajahnya dingin dan tegas, menatap lurus dengan pandangan tajam tanpa ampun. Ia memegang tongkat panjang, mungkin simbol kekuatan atau alat bertahan hidup, sementara di sampingnya berdiri seekor serigala besar berbulu hitam, seperti bayangan yang hidup, setia sekaligus liar.
Di kejauhan, tampak sebuah tenda tradisional (mirip chum atau teepee), menandakan kehidupan nomaden yang keras di ujung dunia. Langit mendung, abu-abu berat, menggantung rendah seolah menekan bumi. Tak ada warna, hanya kontras tajam antara gelap dan terang, menegaskan atmosfer ketahanan, kesunyian, dan kekuatan alam liar.
Lalu saya menggambar karya ini dengan penuh emosional dan penuh semangat, lalu di karya ini saya menggunakan teknik pointilism/stippling.
Published: Oct 28, 2025
"Suku nenets" berasal dari wilayah Arktik Rusia, tepatnya di bagian utara Siberia. Mereka mendiami daerah Yamalo-Nenets Autonomous Okrug dan Nenets Autonomous Okrug, yang terbentang di sekitar Semenanjung Yamal, di tepi Laut Kara dan Laut Barents. Karya ini menggambarkan suku asal artik rusia yaitu "SUKU NENETS". Kayrya ini menggambarkan suasana yang keras dan sunyi di dataran beku — sebuah dunia yang membeku dalam warna hitam dan putih. Di tengah lanskap bersalju dan retakan salju yang membeku, berdiri sosok berpakaian tebal dari bulu binatang, wajahnya dingin dan tegas, menatap lurus dengan pandangan tajam tanpa ampun. Ia memegang tongkat panjang, mungkin simbol kekuatan atau alat bertahan hidup, sementara di sampingnya berdiri seekor serigala besar berbulu hitam, seperti bayangan yang hidup, setia sekaligus liar.
Di kejauhan, tampak sebuah tenda tradisional (mirip chum atau teepee), menandakan kehidupan nomaden yang keras di ujung dunia. Langit mendung, abu-abu berat, menggantung rendah seolah menekan bumi. Tak ada warna, hanya kontras tajam antara gelap dan terang, menegaskan atmosfer ketahanan, kesunyian, dan kekuatan alam liar.
Lalu saya menggambar karya ini dengan penuh emosional dan penuh semangat, lalu di karya ini saya menggunakan teknik pointilism/stippling.
Instagram: _.ical
Comments (0)
You must be logged in to comment.
More by IcalRaycal
See All
Delete Post
Are you sure you want to delete this post?