HIGHLIGHT GALLERY
PLAYLIST BAND LIST & GENRES
POP UP GALLERY PHOTOGRAPHY VIDEOGRAPHY
SPOTLIGHT ROCKA ROOKIE
TERMS AND CONDITIONS PRIVACY POLICY HOW TO FAQ CONTACT US PASSPORT
PASSPORT LOGIN
HIGHLIGHT GALLERY
BAND LIST & GENRES PLAYLIST
POP UP GALLERY PHOTOGRAPHY VIDEOGRAPHY
SPOTLIGHT ROCKA ROOKIE
TERMS AND CONDITIONS PRIVACY POLICY HOW TO FAQ CONTACT US
Loading ...

POP UP GALLERY

Ruang Terbatas

/ ART / POP UP GALLERY / Ruang Terbatas
Inayah Fauziah
Ruang Terbatas
by Inayah Fauziah
Ruang Terbatas
Karya ini lahir dari proses perenungan pribadi tentang ruang batin manusia yang sering kali terasa sempit, meskipun dunia di luar tampak luas. Ruang Terbatas merepresentasikan momen ketika seseorang berhadapan dengan dirinya sendiri—dengan rasa cemas, sunyi, dan kesadaran akan batas-batas yang diciptakan oleh pikiran dan perasaan. Melalui figur perempuan yang tertunduk dalam dominasi warna biru, saya ingin menggambarkan suasana introspektif yang melankolis, namun tetap menyimpan cahaya lembut sebagai simbol harapan dan penerimaan. Warna biru saya pilih karena mampu memantulkan kedalaman emosi: antara ketenangan dan kesedihan, antara jarak dan kedekatan. Karya ini bukan sekadar potret kesedihan, melainkan refleksi tentang bagaimana manusia berupaya menemukan ruang aman di tengah keterbatasan—baik dari lingkungan, waktu, maupun dirinya sendiri. Dalam Ruang Terbatas, saya mencoba menghadirkan keheningan sebagai bahasa visual yang mengundang penonton untuk ikut berhenti sejenak dan merasakan ruang batinnya sendiri.
Published: Oct 11, 2025
Share to:
Facebook Twitter Linkedin
Inayah Fauziah
NAAY
by Inayah Fauziah
Karya ini lahir dari proses perenungan pribadi tentang ruang batin manusia yang sering kali terasa sempit, meskipun dunia di luar tampak luas. Ruang Terbatas merepresentasikan momen ketika seseorang berhadapan dengan dirinya sendiri—dengan rasa cemas, sunyi, dan kesadaran akan batas-batas yang diciptakan oleh pikiran dan perasaan. Melalui figur perempuan yang tertunduk dalam dominasi warna biru, saya ingin menggambarkan suasana introspektif yang melankolis, namun tetap menyimpan cahaya lembut sebagai simbol harapan dan penerimaan. Warna biru saya pilih karena mampu memantulkan kedalaman emosi: antara ketenangan dan kesedihan, antara jarak dan kedekatan. Karya ini bukan sekadar potret kesedihan, melainkan refleksi tentang bagaimana manusia berupaya menemukan ruang aman di tengah keterbatasan—baik dari lingkungan, waktu, maupun dirinya sendiri. Dalam Ruang Terbatas, saya mencoba menghadirkan keheningan sebagai bahasa visual yang mengundang penonton untuk ikut berhenti sejenak dan merasakan ruang batinnya sendiri.
Instagram: inayahfauzii

Comments (0)

You must be logged in to comment.
More by Inayah Fauziah
See All
Khalasa Cermin Diri
Terms and Conditions Privacy Policy How To Contact Us
COPYRIGHT 2025 All rights reserved
COPYRIGHT 2025 All rights reserved

Delete Post

Are you sure you want to delete this post?

KICK MUSIC ART DCDC +
Band Photo
Song Title
0:00 0:00
play
pause
KICK MUSIC ART DCDC +