Dan dalam gelaran DCDC SOUL & VIBES OF RAMADHAN ini, beribu hantaran energi positif sukses tercipta, dan disempurnakan dengan jutaan kebahagiaan yang terpancar dari setiap penonton
Antusiasme gelaran DCDC SOUL & VIBES OF RAMADHAN berlanjut di kota Sukabumi. Dilaksanakan pada 11 Maret 2025, acara ini digelar di Terminal Type A, KH. Ahmad Sanusi, Sukabumi. Seperti biasa, Ayushi dan Eddi Brokoli sebagai host membuka acara di waktu ngabuburit.
Ayushi dan Eddi Brokoli kemudian berbagi tugas, di mana Ayushi memandu jalannya acara di area, sementara Eddi Brokoli mengajak beberapa penampil untuk melaksanakan Social Investment di Masjid terdekat.
Goskysoul menjadi suguhan pembuka acara ini. Finalis band DCDC SHOUTOUT ini tampil dengan format akustik yang digabungkan dengan sentuhan sequencer. Penampilan mereka sukses memberikan atensi bagi penonton untuk mendekat ke area panggung.
Semakin sore, EIV mengambil alih area panggung dan mulai memamerkan lagu-lagunya. Sang vokalis, Matheo, lagi-lagi mendapat tepuk tangan meriah dari arah penonton. Vokalis dengan suara vokal yang tebal ini, memang selalu merubah suasana menjadi lebih magis. Selepas penampilan mereka, waktu berbuka akhirnya dilaksanakan.
Selepas break Adzan Isya, di luar dugaan tenyata penonton sudah memenuhi area—hanya menyisakan sedikit space untuk bergerak. Ayushi dan Eddi Brokoli semakin menambah keseruan dengan ragam games unik. Salah satu games ikonik khas DCDC adalah Giant Pong. Para peserta dan penonton saling berbagai rasa 'greget' ketika bola mulai dipantulkan.
Sebelum menuju penampilan di atas panggung, Ayushi dan Eddi Brokoli membuka sesi LELANG EXTRA. Kaos DCDC SOUL & VIBES OF RAMADHAN yang bertandatangan seluruh penampil menjadi barang yang dilelang. Lagi-lagi di luar dugaan, terdapat satu penonton yang melelang kaos tersebut dengan jumlah fantastis: 200 Bungkus DCDC EXTRA MOCCA. Ini menjadi rekor selama seluruh gelaran DCDC edisi Ramadhan digelar.
Selanjutnya, giliran Trio Lesehan bertugas untuk membuka malam. Bagus Dwi Danto, Iksan Skuter, dan Jason Ranti kompak menaiki panggung yang disambut dengan gemuruh tepuk tangan. Ketiganya bersama mulai memetik gitar kopong dengan ciri khasnya masing-masing. Satu demi satu lagu andalan ketiganya bawakan. Penonton kompak bernyanyi lantang di setiap lagu. Nuansa kebahagiaan begitu terasa selama penampilan Trio Lesehan.
Penampilan yang ditunggu-tunggu oleh penonton yang hadir akhirnya dimulai. For Revenge seperti magnet yang kuat dalam menarik atensi, padahal mereka hanya memutar lagu latar. Area semakin bergemuruh ketika para personil For Revenge menaiki panggung. Penampilan Boniex memang selalu maksimal. Di gelaran ini, ia sempatkan untuk bernyanyi di tengah kerumunan penonton, bahkan ia memeluk penonton yang tengah menangis menghayati lagu.
Seperti kota-kota sebelumnya, penampilan malam ini ditutup dengan kolaborasi seluruh penampil dalam membawakan anthem DCDC, "Djangan Berisik, Berbeda-beda, Bersama-sama". Selepas lagu itu, para penampil ditantang untuk lomba memasak, di mana di Sukabumi ini temanya adalah Kangkung. Sang rajanya jahil dalam Cooking Challenge ini, For Revenge, kembali berhasil keluar menjadi juara.
Sukabumi selalu menjadi tempat hangat bagi DCDC, di mana setiap gelaran DCDC selalu disambut positif oleh Coklatfriends Sukabumi. Dan dalam gelaran DCDC SOUL & VIBES OF RAMADHAN ini, beribu hantaran energi positif sukses tercipta, dan disempurnakan dengan jutaan kebahagiaan yang terpancar dari setiap penonton.